Kamu Wajib Tahu! 4 Bahaya Mengonsumsi Mie Instan Secara Berlebihan

Berbicara tentang mi instan tentunya bukan hal yang asing di telinga kita, apa lagi mi instan sudah menjadi makanan yang umum di Indonesia, terutama bagi anak kos, harganya yang murah, cara masak yang praktis, penyimpanan yang gak ribet, serta rasa yang nikmat jadi alasan utama mengapa kita menyukainya.

Namun, dibalik popularitas mi instan sebagai pertolongan pertama perut keroncongan, banyak kabar miring mengenai makanan siap saji ini. Tapi, apa semua itu benar...?

Mi instan memang bisa meredam rasa lapar secara praktis, tapi makanan cepat saji ini tidak bisa menggantikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ditambah lagi dengan bumbu buatan dan pengawet kimia, yang semakin membahayakan kesehatan tubuh.
Dalam mie instan tergandung Monosodium Glutamate (MSG) atau yang lebih kita kenal dengan micin dan konsumsi MSG dalam takaran yang wajar sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan. Namun, kamu perlu tahu bahwa kadar MSG dalam mi instan tergolong tinggi. Inilah alasan utama mengapa kita sebaiknya tidak mengkonsumsinya setiap hari.

Nah selain itu terdapat beberapa bahaya mie instan jika di konsumsi setiap hari yang akan membuat kesehatan anda tergangu diantaranya :

1. Beresiko Kanker

Butylated hydroxyanisole (BHA) dan t-butylhydroquinone (TBHQ). TBHQ dan BHA digunakan dalam produk untuk membuat mie dapat digunakan lebih lama, kedua bahan kimia tersebut sebenarnya bersifat karsinogenik. Ini berarti bahwa mereka dapat menyebabkan kanker, dan bahkan dapat menyebabkan asma, kecemasan dan diare jika dikonsumsi terlalu sering

2. Gangguan Metabolisme

Efek makan mie instan jangka panjang dapat memengaruhi metabolisme tubuh, hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mie.

3. Kerusakan Organ

Mie instan mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegah mie dari pengeringan dengan mempertahankan kelembapan. Bila sering makan mie instan, tubuh menyerap zat tersebut dengan mudah dan terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Efek makan mie instan menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

4. kategori Junk Food

Kita ketahui sendiri bahwa junk food kurang menyehatkan dm hal ini karena mie instan mengandung sejumlah besar karbohidrat tetapi kurang mengandung vitamin, mineral atau serat. Mie instan juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans.

Kesimpulan

Mi instan memang menjadi makanan favorit, admin sendiri juga menyukai makanan ini, namun, jangan mengonsumsinya secara berlebihan itu tidak baik bagi kesehatan karena dapat menyebabkan kanker, gangguan metabolisme, kerusakan organ, dan termasuk kedalam kategori junk food. 

Jadi, sebisa mungkin kurangi ya!